MAUMERE, SATUMERAHPUTIH.Com – Dari halaman Kantor Desa Tuabao Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat (10/4), Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng kembali menggelorakan spirit kebangsaan dalam tajuk “Menjaga Kebhinekaan Indonesia di Tengah Disrupsi Informasi”.
Ajakan itu disampaikan oleh politisi senior dari partai berlambang pohon beringin saat menggelar kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan bersama warga masyarakat dari tiga desa di Kecamatan Waiblama, yakni warga Desa Ilimendo dan Desa Tuabao.
Di awal paparannya, Mekeng menyoroti maraknya hoaks dan misinformasi di media sosial serta dampaknya terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kebinekaan Indonesia perlu diolah secara bijak dan tepat terutama di tengah maraknya berita-berita hoaks dan misinformasi,”ujar Mekeng.
Ia pun mengingatkan bahwa publikasi informasi yang benar dan bertanggung jawab dapat menciptakan suasana yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Tanggung jawab seperti ini, demikian kata Mekeng, menjadi tantangan besar bukan hanya oleh berbagai platform media sosial, tetapi juga oleh para penggunanya.

“Apalagi dengan kecenderungan hanya untuk mengejar berita viral, orang lalu melupakan aspek-aspek kebenaran dan kebijaksanaan,” tegasnya.
Untuk itu, Mekeng juga mengajak para pegiat media sosial untuk melakukan literasi media kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Literasi media ini kiranya bukan hanya sekadar menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup keterampilan untuk memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi dengan bijak,” ujar Mekeng.
Menurut Mekeng, penyebaran berita palsu secara besar-besaran di media sosial sering terjadi karena pengguna kurang mampu memverifikasi keabsahan informasi. Mekeng juga mengungkap bahwa berdasarkan hasil-hasil penelitian, literasi digital ini sangat penting untuk menghentikan penyebaran berita palsu dan meningkatkan pemahaman publik tentang pentingnya pengecekan fakta.
Mekeng pun mengingatkan warga seperti seorang ayah mengingatkan anak-anaknya agar bijak dalam menggunakan media sosial.
“Kalau Bapak Ibu bijak bermedia sosial, berarti Bapak Ibu ikut menjaga hubungan baik dalam komunikasi, terlebih di tengah masyarakat kita yang beragam,” katanya.
Sebagaimana diketahui, sosialisasi Empat Pilar di Desa Tuabao, Kecamatan Waiblama, merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan sosialisasi tahap III oleh Bapak Melchias Markus Mekeng di daerah Pemilihan I Nusa Tenggara Timur. Dalam kesempatan itu, Mekeng didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka Gorgonius Nago Bapa dan Waksekjen Partai Golkar Herman Hayong. Sejumlah tokoh masyarakat dari Desa Tuabao dan Ilimendo juga tampak hadir pada kesempatan sosialisasi tersebut. (WL)
Komentar Terakhir