MAUMERE, SATUMERAHPUTIH.Com – Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng kembali melakukan safari kegiatan optimalisasi Empat Pilar Kebangsaan Indonesia dengan menemui warga masyarakat Desa Hepang dan Kolidetung di Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jum’at (27/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Mekeng menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi mengenai Empat Pilar MPR RI bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Terutama dari aspek keberagamaan Indonesia, penguatan empat pilar kebangsaan Indonesia menjadi tanggung jawab Lembaga MPR RI untuk terus memasyarakatkan Empat Pilar kebangsaan secara luas dan merata,” kata Mekeng,
Menurut Mekeng, Indonesia merupakan bangsa yang sangat heterogen dengan lebih dari 282 juta penduduk, 1.340 suku, 733 bahasa daerah, enam agama, dan puluhan aliran kepercayaan. Keberagaman ini, meskipun menjadi kekuatan unik, juga rawan terhadap potensi perpecahan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, Sosialisasi Empat Pilar menjadi sangat penting untuk memperkokoh persatuan.

Mekeng menegaskan bahwa fakta sosiologis Indonesia seperti itu mengharuskan setiap warga negara untuk terus merawatnya sesuai dengan nilai-nilai yang termuat di dalam pilar-pilar kebangsaan Indonesia itu.
“Keberagamaan Indonesia sebagaimana adanya saat ini perlu terus dirawat demi terciptanya Indonesia yang harmonis, penuh persaudaraan dan saling menghargai”, katanya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat yang hadir, khususnya semakin mampu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, melalui kegiatan ini masyarakat dapat lebih terbuka untuk melihat realitas Indonesia yang serba majemuk sekaligus mampu menerima dan hidup berdampingan dengan saling menghargai satu sama lain,”tegas Mekeng.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan foto bersama antara Bapak Melchias Mekeng dengan dengan tokoh dan warga masyarakat yang hadir. (WL)
Komentar Terakhir