LEMBOR MANGGARAI BARAT, Satumerahputih.com – Melchias Markus Mekeng, Anggota MPR/DPR RI, Rabu (05/11/2025) melanjutkan rangkaian kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di wilayah Lembor, tepatnya di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Lembor, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Dalam pemaparannya, Ketua Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—tidak hanya penting untuk menjaga persatuan, tetapi juga menjadi landasan dalam memperkuat ekonomi keluarga dan kesejahteraan sosial masyarakat.
Menurut Mekeng, ketahanan ekonomi keluarga adalah bagian penting dari upaya mewujudkan sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
“Ketahanan ekonomi keluarga tidak semata berarti seseorang harus punya modal besar dulu. Hal sederhana seperti pengelolaan keuangan keluarga, bangun kolaborasi antartetangga melalui arisan bersama serta memanfaatkan potensi lokal juga merupakan bentuk nyata dari penerapan nilai Pancasila,” ujar Mekeng.
“Apalagi sejak dulu Lembor ini terkenal sebagai salah satu lumbung pangan di Manggarai Barat bahkan di Nusa Tenggara Timur”, tambahnya.

Kepada orang muda pelajar yang hadir, alumni pascasarjana Universitas Parahiyangan Bandung itu mengingatkan agar sejak dini terutama di bangku sekolah perlu belajar dan bergiat dalam mengelola potensi alam secara baik sehingga lahir dalam diri karakter mandiri sebagai salah satu nilai penting dalam empat pilar kebangsaan Indonesia.
“Karakter mandiri ini juga menjadi pondasi dalam hidup berbangsa dan bernegara. Kalau pondasinya kuat, ekonomi keluarga, lingkungan, bahkan daerah bisa ikut kuat,” ungkapnya.
Sosialiasi tersebut berlangsung interaktif. Peserta tampak antusias dimana mereka aktif bertanya dan berbagi pengalaman hidup terkait pengembangan usaha sampingan, peran ibu rumah tangga dalam stabilitas ekonomi, hingga tantangan ekonomi dimana harga komoditas pertanian belum sesuai harapan warga.
Salah seorang peserta, Wati, pun mengaku mendapatkan banyak perspektif baru dari sosialisasi ini.
“Ternyata empat pilar kebangsaan ini membuka wawasan kita untuk mengenal lebih dekat jati diri kita sebagai warga bangsa seturut kondisi di mana kita hidup. Kami jadi lebih paham bagaimana nilai-nilai kebangsaan bisa mendorong kita untuk mandiri dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk aspek ekonomi,” ujarnya. (WL)
Komentar Terakhir