RUTENG, MANGGARAI,SATUMERAHPUTIH.Com – Mengawali rangkaian Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap VII untuk segmen pelajar, Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng hadir menyapa ratusan siswa di SMAN 1 Ruteng, Kabupaten Manggarai, Jumat 25 September 2026.
Kegiatan yang dikemas dengan pendekatan milenial dan dialog interaktif ini disambut antusias oleh para pelajar dan dewan guru. Berbeda dengan sosialisasi pada umumnya, Mekeng membawakan materi Empat Pilar dengan bahasa anak muda dan konteks kekinian yang dekat dengan dunia siswa, yakni media sosial, hoaks, dan perundungan di sekolah.
Topik utama yang diangkat adalah Pancasila sebagai Benteng Anti Hoaks dan Anti Bullying. Di hadapan siswa kelas X, XI, dan XII, Mekeng menekankan bahwa pengamalan Pancasila tidak lagi hanya dihafalkan, tetapi harus dipraktikkan dalam kehidupan digital sehari-hari. Ia secara khusus menyoroti Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, sebagai dasar untuk menolak segala bentuk perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
“Sila ke-2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, artinya di sekolah tidak boleh ada bullying, tidak boleh ada yang merasa lebih superior lalu merendahkan temannya. Temanmu adalah saudaramu. Dan sebagai warga digital, kalian harus saring sebelum sharing. Jangan jadi penyebar hoaks yang memecah belah bangsa,” pesan Mekeng yang langsung disambut tepuk tangan.

Mekeng juga mengajak pelajar Ruteng untuk tidak hanya menjadi konsumen media sosial, tetapi menjadi influencer Pancasila. Menurutnya, anak muda Manggarai memiliki modal budaya Manggarai yang sangat toleran dan gotong royong yang bisa menjadi konten positif untuk Indonesia.
Tanggapan positif datang dari pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Ruteng, Ibu Marselina T. Ngganggus, S.Pd, mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Mekeng.
“Ini pertama kali sosialisasi MPR yang tidak membosankan. Pak Mekeng tidak ceramah satu arah, tapi berdialog. Anak-anak kami jadi paham bahwa Pancasila itu relevan untuk menangkal hoaks di TikTok dan Instagram mereka. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua OSIS SMAN 1 Ruteng, Yohanes K. Jehaut, mengaku terinspirasi. “Pesan ‘saring sebelum sharing’ dan anti bullying itu kena banget buat kami. Kami sebagai OSIS akan buat gerakan Pelajar Pancasila Lawan Hoaks di sekolah. Terima kasih Pak Mekeng sudah datang menyemangati kami,” kata Yohanes.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan pembagian buku Empat Pilar edisi pelajar. Mekeng berharap SMAN 1 Ruteng dapat menjadi pelopor Sekolah Ramah Pancasila di wilayah Kabupaten Manggarai. (JL)
Komentar Terakhir