MANGGARAI BARAT, Satumerahputih.com – Rangkaian kegiatan sosialisasi empat pilar oleh Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng berlanjut setelah tiga kegiatan sebelumnya terpusat di sekitaran Labuan Bajo, Manggarai Barat. Kali ini Mekeng menggelar kegiatan sosialisasi di Pateng, sebuah desa perbatasan antara Manggarai Barat dan Manggarai.

Sosialisasi empat pilar di Pateng terpusat di halaman Sekolah Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Santo Markus Pateng, Manggarai Barat. Saat menyampaikan paparan tentang empat pilar kebangsaan Indonesia, Mekeng mengajak warga untuk bersama-sama mengimplementasikan nilai-nilai dalam empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

“Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara tidak hanya menjadi pedoman aktual dan relevan bagi bangsa Indonesia, tetapi krusial ketika terjadi konflik dalam masyarakat,” ujar Pria kelahiran Jakarta, 8 Desember 1963 itu.

Mekeng mencontohkan nilai-nilai seperti kemanusiaan, persaudaraan dan cinta antar sesama bisa menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan konflik sosial seperti konflik agraria dalam masyarakat.

“Termasuk juga nilai-nilai budaya yang hidup dalam masyarakat kita”, ujarnya.

Politisi yang pernah bertemu langsung dengan mendiang Paus Fransiskus di Basilica Santo Petrus Vatikan pada Desember 2016 lalu itu mengingatkan warga yang hadir untuk dapat memastikan nilai-nilai luhur dalam budaya setempat hendaknya menjadi napas hidup yang menggerakan seluruh aktifitas pembangunan masyarakat khususnya di Manggarai Barat.

Menurutnya, pemahaman dan pengamalan empat pilar seluruh elemen masyarakat lokal menjadi kunci untuk memperkuat identitas nasional.

“Empat pilar kebangsaan dapat mencegah konflik horisontal yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan bermasyarakat,” imbuhnya.

Ia pun berharap, pelajar sekolah yang juga menjadi peserta sosialisasi empat pilar kebangsaan dapat memberikan penguatan kapasitas diri sebagai generasi emas Indonesia. Tentunya dengan memahami empat pilar kebangsaan maka pelajar bisa menerapkan nilai-nilai dalam kehidupan keseharian.

Sosialisasi empat pilar yang dilaksanakan pada tanggal 04 November itu, selain diikuti oleh para pelajar SMPK Santo Markus Pateng Rego, hadir pula para guru, warga dan para tokoh masyarat setempat. (WL)