MAUMERE, Satumerahputih.com – Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI kembali menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan Indonesia. Gelaran sosialisasi kali ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Kamis (21/8/2025).
Dalam kesempatan awal kegiatan tersebut, Mekeng menyampaikan paparan singkat tentang empat pilar yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Mekeng, empat pilar kebangsaan tersebut sangat penting untuk terus disosialisasikan terutama kepada generasi muda di seluruh pelosok Indonesia agar mereka memiliki pemahaman yang utuh dan mampu menghidupinya dalam keseharian mereka sebagai warga bangsa.
“Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila harus senantiasa hidup di tengah masyarakat. Kepada adik-adik pelajar SMAN I Nita, saya berpesan agar adik-adik terus mempelajari, menghayati dan merawat nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan Indonesia. Jangan sampai nilai-nilai tersebut luntur seiring dengan perjalanan waktu”, ungkap Mekeng.
Apalagi di tengah dinamika perubahan serta kondisi kemajemukan bangsa Indonesia, kata Mekeng, generasi muda diharapkan mampu memiliki pandangan yang terbuka terhadap perbedaaan suku, bahasa, agama, budaya dan adat istiadat.
“Kemajemukan ini merupakan kekayaan, tapi sekaligus menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia. Kita membutuhkan kebersamaan dan persatuan dalam menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut Mekeng juga mengingatkan para pelajar di sekolah tersebut bahwa meskipun konteks sosial budaya setempat tampak homogen oleh karena kesamaan budaya dan agama, penting bagi para pelajar untuk tetap menumbuhkan dalam diri sikap dan pandangan hidup yang terbuka serta menghargai perbedaan.

Dengan bersikap demikian, Mekeng meyakini keutuhan hidup berbangsa dan bernegara tetap terjaga dengan baik.
“Kalau adik-adik sungguh menghidupi sikap dan pandangan hidup seperti itu, saya yakin persatuan dan kesatuan bangsa tetap terawat”, pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, gelaran sosialisasi 4 pilar di SMAN I Nita merupakan kegiatan ke empat dari rangkaian kegiatan sosialisasi. Gelaran ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Peserta yang hadir menunjukan semangatnya saat berdiskusi.
Menarik sekali bahwa dalam sesi diskusi tersebut, peserta juga mengangkat isu tentang Pendidikan sebagai hak konstitusional setiap warga negara sebagaimana diamanantkan oleh UUD 1945 Pasal 31 ayat 1–5.
Peserta meminta agar negara sebagai penaggungjawab utama dalam penyelenggaraan sistem pendidikan nasional yang bermutu perlu memperhatikan asas keadilan dan pemerataan dalam kebijakan pendidikan. Mereka berharap agar pendidikan yang berkualitas juga sungguh-sungguh dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di daerah terpencil (JLW)*
Komentar Terakhir