MAUMERE, SATUMERAHPUTIH.com – Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Indonesia tahap 3 di SMK Swasta Katolik Santo Ignasius, Watu Bala, Desa Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (13/3/2026).
Sosialisasi berlangsung di Aula Sekolah dan dihadiri oleh Kepala Sekolah, para Guru, pelajar dan sejumlah tokoh masyarakat dari Desa Egon. Dalam kesempatan itu, Mekeng mengingatkan agar para pelajar mampu meneladani tokoh pendidikan Indonesia yang menginspirasi bangsa.
“Tokoh pendidikan seperti Ki Hadjar Dewantara, RA. Kartini, Wadirin Sudirohusodo, mereka ini mengembangkan konsep pendidikan yang inklusif dan membangun semangat nasionalisme rakyat lewat pendidikan,” kata Mekeng.
Menurut Mekeng, para tokoh pendidikan tersebut tidak hanya mengubah sejarah Indonesia tetapi juga menginspirasi rakyat untuk bangkit dan berjuang melalui pendidikan. Mengutip kembali ungkapan terkenal dari Ki Hajar Dewantara, “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah,” Mekeng menerangkan bahwa inklusi pendidikan yang dikembangkan oleh Ki Hajar Dewantara menyentuh setiap lapisan masyarakat dan menembus setiap sekat sosial.
“Kenyataannya, pada zaman kolonial, hanya masyarakat kelas atas saja yang bisa sekolah dan jadi guru. Tidak ada kesempatan bagi rakyat biasa untuk mengenyam pendidikan. Suasana ini pun terbatas di masyarakat perkotaan, sementara rakyat biasa di desa sama sekali tidak,” ujarnya.

Tantangan selanjutnya bagi generasi sekarang, kata Mekeng, ialah bagaimana memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menimba ilmu seluas-luasnya untuk kesejahteraan hidup.
“Kalau sudah mengenyam pendidikan sampai di bangku Sekolah Menengah Atas, belajar tekun sampai tamat sehingga bisa lanjut ke perguruan tinggi,” tegas Mekeng.
Dalam kesempatan sosialisasi itu, Mekeng juga memberi kesempatan kepada para pelajar untuk menyampaikan pandangan mereka seputar materi Empat Pilar. Umumnya, para peserta mengaku materi Empat Pilar sangat memperkaya wawasan mereka, khususnya tentang kebangsaan Indonesia.
“Kami sungguh diperkaya bukan hanya secara materi pengetahuan saja, tetapi juga semangat yang digelorakan,” ujar seorang peserta, Agustinus.
Diketahui bahwa dalam kesempatan sosialisasi itu, Mekeng menyampaikan materi Empat Pilar secara lengkap mulai dari Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Meken pun berharap agar para pelajar yang hadir dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar tersebut di dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat.
“Sangat penting untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dan bernegara dimulai dari lingkungan sekolah ini,” pungasknya. (WL)
Komentar Terakhir