MAUMERE, Satumerahputih.com – Anggota DPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng terus menunjukkan komitmennya dalam menggelorakan nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Pancasila dan UUD 1945. Komitmen itu ia nyatakan dengan terus menggelar sosialisasi empat pilar di daerah pemilihannya, dapil 1 Nusa Tenggara Timur.
Sebagaimana pantauan media ini, setelah menggelar sosialisasi empat pilar di dua titik di wilayah Kabupaten Lembata yakni di desa Puor dan Keluarahan Lewoleba Timur, Mekeng melanjutkan kegiatan sosialisasi empat pilar di Desa Nebing dengan menghadirkan warga dari desa Nebing dan warga Desa Natakoli, Rabu (24/12/2025). Kedua desa ini berada dalam wilayah administrasi Kecamatan Mapitra, Kabupaten Sikka,Nusa Tenggara Timur.
Menariknya, persoalan ekonomi menjadi narasi penting dalam kegiatan sosialisasi kali ini. Dengan mengangkat tema “Penguatan UMKM Sebagai Langkah Strategis Dalam Memperkokoh Empat Pilar Kebangsaan”, Mekeng mengajak masyarakat setempat untuk tidak hanya menjadikan memperkuat wawasan kebangsaan, tetapi juga menjadi ruang bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Khusus para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), forum ini bisa menjadi kesempatan untuk memperkaya wawasan di bidang pemberdayaan ekonomi”, ujar Mekeng.

Mekeng mengingatkan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan krusial dalam perekonomian negara, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Sektor ini bukan hanya sekadar penyedia lapangan kerja, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan pemerataan kesejahteraan.
Dijelaskan lebih lanjut bahwa UMKM merupakan penyerap tenaga kerja terbesar di banyak negara. Sifatnya yang padat karya memungkinkan UMKM untuk menciptakan lapangan kerja yang signifikan, terutama bagi masyarakat dengan tingkat pendidikan dan keterampilan yang beragam.
“Di Indonesia, UMKM menyerap lebih dari 97 % tenaga kerja, menjadikannya tulang punggung dalam mengatasi masalah pengangguran”, ungkap Mekeng.
Dari besaran serapan tenaga kerja itu, menurut Meekng, terlihat betapa sektor UMKM memiliki peran vital dalam menopang perekonomian nasional. Ia mengungkapkan bahwa sektor UMKM memiliki kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap mayoritas tenaga kerja. Namun, di tengah persaingan global dan perubahan perilaku konsumen, UMKM dituntut untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Digitalisasi menjadi kunci utama untuk mendorong UMKM naik lebih progresif”, kata Mekeng.
Menurut Politisi Indonesia kelahiran 8 Desember 1963,para pelaku UMKM perlu memiliki keterampilan dalam memanfaatkan internet, menggunakan platform e-commerce, sistem pembayaran digital, hingga pemasaran berbasis media sosial secara baik.
“Kalau pelaku UMKM bisa menerapkan semua itu dengan baik dan tepat tentu akan membuka peluang besar bagi usaha mikro untuk berkembang lebih cepat, efisien, dan kompetitif di pasar yang semakin terbuka”pungkasnya. (WL)
Komentar Terakhir