MAUMERE,Satumerahputih.com – Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng mengajak warga desa Desa Nangahale Kec. Talibura Kab. Sikka, NTT dan Desa Pogon Kec. Waigete Kab. Sikka, Nusa Tenggara Timur untuk menjadikan empat pilar kebangsaan Indonesia, yakni yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI sebagai pondasi etika sosial sekaligus pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pengamalan empat pilar kebangsaan Indonesia tentu menjadi tanggung jawab seluruh warga masyarakat Indonesia, termasuk warga masyarakat Desa Nagahale dan Desa Pogon ini”, kata Mekeng.

Ajakan itu disampaikan Politikus Indonesia kelahiran 8 Desember 1963 itu saat memberikan materi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Indonesia di Aula Desa Nangahale, Kabupaten Sikka, Kamis (11/12/2025).

Dalam sesi perjumpaan penuh kekeluargaan itu, Mekeng menekankan bahwa pengamalan empat pilar kebangsaan Indonesia mensyaratkan sebuah kesadaran sosial dari setiap elemen masyarakat.

“Kesadaran sosial itu terutama berkenaan dengan pilar-pilar kebangsaan Indonesia seperti Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, yang menjadi fondasi bagi berdirinya negara Indonesia”.

Menurut Mekeng, tanpa kesadaran sosial itu, ingatan warga bangsa tidak akan terjaga dengan baik dan tentu saja berdampak pada minimnya pengetahuan dan pengamalan akan empat pilar kebangsaan Indonesia.

Untuk menjaga dan merawat memori kolektif tersebut, kata Mekeng, perlu upaya bersama dan berkelanjutan dalam mensosialisasikan ke empat pilar tersebut.

“Selain melalui pendidikan formal, sosialisasi empat pilar kebangsaan Indonesia dapat dilakukan melalui berbagai macam kegiatan lainnya seperti tatap muka dengan masyarakat”, ujar Mekeng.

Pada kesempatan sosialisasi tersebut juga Mekeng mengungkap fenomena khusus yang terjadi pada generasi muda di mana nilai-nilai kebangsaan mulai memudar di kalangan orang muda.

“Mengapa? Karena nilai-nilai kebangsaan itu tidak lagi dipandang sebagai benteng utama dalam berbangsa dan bernegara,” katanya.

Karena itu, dalam setiap kesempatan sosialisasi, Mekeng selalu mengajak orang-orang muda khususnya untuk selalu membekali dirinya dengan nilai-nilai yang bersumber dari Empat Pilar Kebangsaan Indonesia.

“Sosialisasi ini dibuat untuk seluruh elemen masyarakat, tetapi kita memiliki prioritas untuk mendekati orang-orang muda sebagai generasi penerus bangsa”, katanya.

Sosialisasi empat pilar di desa Nangahale itu merupakan bagian pertama dari rangkaian kegiatan Mekeng pada pekan kedua bulan Desember di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. (WL)