Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng saat menanggapi pertanyaan seorang pelajar dalam sesi kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Indonesia/Foto: Herman Hayon
MAUMERE, SATUMERAHPUTIH.Com – Anggota DPR RI asal daerah pemilihan I Nusa Tenggara Timur, Melchias Markus Mekeng kembali menggelar serangkaian kegiatan Sosialisai Empat Pilar di sejumlah titik berbeda di wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Sebagaimana terlihat pada terlihat pada Kamis (7/8/2025), Mekeng melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama para pelajar SMP Nuba Barat dan SMAN Kangae serta warga desa Namangkewa, Kecamatan Kangae, Sikka.
Dalam kesempatan tersebut, Mekeng yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, itu juga menyoroti potensi dan tantangan Indonesia terkini. Menurut Mekeng, dengan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kekayaan Sumber Daya Alamnya, Indonesia bisa menjadi negara maju dan Sejahtera.

Hal itu bisa terwujud, demikian kata Mekeng, apabila segenap warga bangsa memiliki keteguhan hati untuk berdiri di atas pilar-pilar kebangsaan Indonesia.
“Melandasai pembangunan Indonesia dengan pilar-pilar kebangsaan akan sangat membantu segenap warga bangsa untuk saling memiliki, menjaga dan merawat keutuhan bangsa ini”, ujar Mekeng.
Sebaliknya, kata Mekeng, jika pilar-pilar kebangsaan itu rapuh maka itu sangat berdampak pada keutuhan bangsa Indonesia.
“Bagaimana mungkin satu bangsa bisa berdiri dengan kuat dan kokoh kalau pilarnya rapuh?”, ujar Mekeng dengan nada bertanya.
Karenanya, di hadapan para pelajar dan warga yang hadir, Mekeng mengatakan bahwa penguatan pemahaman masyarakat mengenai Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara saat ini menjadi kebutuhan mendesak.
“Kita punya Pancasila sebaga dasar negara,pandangan dan falsafah hidup bersama, Undang-undangan Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai landasan penyelenggaraan negara, NKRI sebagai bentuk negara Republik Indonesia serta Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara yang perlu terus menerus kita hayati dan dijadikan keyakinan serta prinsip-prinsip moral hidup berbangsa dan bernegara”, ungkap Mekeng.
Dalam kesempatan sosialiasi tersebut, Mekeng juga berdiskusi dengan sejumlah pertanyaan dari audiensnya. Albert Moa, warga dari Desa Namangkewa, mengapresiasi kegiatan tersebut seraya mengatakan bahwa Ia sungguh-sungguh membayangkan apa yang terjadi jika kegiatan penataran P4 kembali dilaksanakan di Sekolah-sekolah.
“Sebagai generasi yang dididik dengan pengetahuan P4, saya selalu merasa bangga dengan ke-indonesiaanku. Ada rasa cinta mendalam pada tanah air yang luas dan kaya ini”, ujar Albert seraya mendendangkan lagu “Indonesia Tanah Air Beta” sebagai ungkapan kecintaannya pada Indonesia.
Albert pun menyarankan agar kalau bisa kegiatan penataran P4 kepada para pelajar dihidupkan kembali.
“Dengan penuh antusias, kami titip pesan ini kepada Bapak Mekeng, tolong beritahu Pemerintah Pusat supaya kegiatan penataran P4 dihidupkan kembali”, ujar Albert.

Warga dan pelajar mengikuti kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, di Kangae, Sikka, NTT/Foto: Herman hayon
Mekeng pun sepakat kalau kegiatan P4 tersebut bisa diaktifkan kembali. Ia bahkan mendorong agar Penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) bisa diberlakukan tidak hanya untuk para pelajar Sekolah Menenagah Atas saja tetapi juga mulai dari tingkat Sekolah Dasar.
“Jika kandungan semangat dalam kegiatan penataran P4 itu ditanamkan sejak dini di Sekolah Dasar tentu kelak di kemudian hari akan sangat membantu setiap orang untuk ikut memperkuat pilar-pilar kebangsaan kita”, pungkasnya
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan program Majelis Permusyawaratan Rakyat bagian dari tugas dan kewajiban para anggota MPR RI dan menyesuaikan wilayah daerah pemilihnya dengan tujuan untuk mengedukasi serta memasyarakatkan empat pilar kepada warga masyarakat di daerah pemilihan.(JLW)
Komentar Terakhir