SATUMERAHPUTIH.Com, LABUAN BAJO – Kehadiran media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita. Namun, tanpa penanganan yang bijak, platform ini bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, media sosial bisa merekatkan orang, sisi lainnya media sosial dapat menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kesadaran seperti itulah yang hendak dibangkitkan oleh Melchias Markus Mekeng ketika ia hadir dan berbicara dengan orang-orang muda, para pelajar SMA Lentera Harapan dan SMA Sinar Komodo, Golo Kampas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 23 Mei 2025.

“Adik-adik, mari gunakan media sosial untuk menyebarkan semangat persatuan, bukan perpecahan”, kata Mekeng di tengah acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Indonesia.

Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI itu, pesatnya perkembangan teknologi media sosial saat ini menuntut setiap orang untuk mencari cara-cara yang kreatif dan bijaksana dalam menggunakan media sosial.

“Termasuk bagaimana orang-orang muda sanggup menyebarkan semangat persatuan itu dengan memanfaatkan kehadiran media sosial dalam berbagai platformnya itu”,

Memanfaatkan momentum pertemuan tersebut, Mekeng juga mengingatkan orang-orang muda untuk menghindari berbagai kerugian yang dapat timbul dari penggunaannya. Dengan mengungkap beberapa contoh akibat dari kesalahan memanfaatkan media sosial, kata Mekeng, beberapa resiko bisa diterima oleh siapapun.

“Penggunaan media sosial secara tidak bijak dapat menimbulkan masalah seperti penyebaran berita hoaks, penipuan, dan tindakan kejahatan lainnya. Penting untuk menyaring informasi yang diterima, menghindari berita palsu, dan memilih akun yang diikuti dengan bijak, terutama bagi usia sekolah dan remaja”, ujar Mekeng.

Apalagi dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, lanjut Mekeng, penyalahgunaan media sosial itu bisa menghancurkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain mendorong para pelajar untuk terus menyebarkan semangat persatuan melalui media sosial, Mekeng juga membagikan beberapa tips praktis untuk membantu orang muda menggunakan media sosial.

“Hindari berbagi informasi pribadi, pilih teman dan follower anda, hindari akun dan postingan negatif, perpikir dulu sebelum berbagi, sertakan sumber postingan dalam setiap tulisanmu, pakai tata bahasa yang sopan, dan jadikan media sosial sebagai tempat untuk mengembangkan diri serta menghasilkan sebuah karya”, tegas Mekeng.

Dengan mengikuti tips-tips tersebut, Mekeng pun meyakini bahwa orang-orang muda tidak hanya menyebarkan semangat persatuan tetapi ikut memajukan ekonomi bangsa lewat hasil karya mereka.

“Sudah banyak contoh orang-orang muda yang sukses secara ekonomi dengan memanfaatkan kehadiran media sosial”, pungkasnya. (JLW)